Menantang Bahaya di Jalur Torean Gunung Rinjani

16:00:00

Pemandangan disalah satu tempat camp di Torean (dok. om ucrit)

Jalur Torean, jalur apa itu..??? Emank ada jalur itu.? 

Torean kan nama spot snorkling di sulawesi sono.? itu Togean faak..

Pertanyaan sekilas diatas pasti akan membayangi pikiran para teman-teman pendaki semuah, wajar saja sih karena secara administratif (ceileh bahasa gueh) Gunung Rinjani mempunyai 3 jalur yaitu Sembalun, Senaru dan Torean (duet dengan jalur Sambielen), tetapi yg sering digunakan bahkan wajib adalah lintas jalur Sembalun - Senaru.. TITIK.. 

Kenapa kok Sembalun - Senaru.? 

Pihak Balai Besar Gunung Rinjani emank hanya menyarankan untuk menggunakan jalur Sembalun - Senaru karena hanya 2 jalur itu yg bisa dikategorikan masuk jalur legal/resmi dan bisa dilewati bahkan oleh orang yg awam soal gunung kyak gue ini, tanpa porter atau guide pun kita bisa melewati jalur Sembalun - Senaru karena kontur track nya yg memang jelas terlihat.. Mirip kyak hubungan kita saat ini yg masih jelas, gak tau deh besok kyak apa.. *mulai baper*

Lalu ada apa dengan Togean eeh Torean.?

Nah menurut tim SAR, jalur Torean ini masuk kategori jalur ilegal untuk pendakian formal karena jalur ini hanya digunakan oleh masyarakat sekitar yg paham betul dengan jalur Torean ini, diperbolehkan menggunakan jalur ini tetapi sangat disarankan menggunakan guide atau petunjuk jalan agar tidak kesasar, begituh.. CATET..

Lalu bagaimana dengan kami.? 

Berhubung kami adalah sekumpulan para pendaki BANGKE, songgong dan tak pernah taat pada aturan, yg kami lakukan ialah kami pulang menggunakan jalur Torean ini.. Ya kami menggunakan jalur ini, tanpa satupun dari kami yg pernah tahu dengan rute jalur ini, tanpa bantuan guide atau petunjuk jalan dan tanpa ada kamu disisiku, halah oposih..

Ok, sekarang mari kita lihat apa sih bahayanya Jalur Torean Gunung Rinjani..

Pertama, tak kasi rute dulu yah, untuk menggunakan jalur Torean, patokan kalian adalah sebuah tugu bertuliskan KM 10.5 yg letak tugu itu ada dibelakangnya Pos Danau Segara Anak, tugu itu agak samar-samar mirip kyak tentara yg lagi latihan perang, jadi pinter-pinter aja mencarinya yah, nah disebelah tugu itu ada jalur setapak kecil banget, nah itu dia jalurnya, ikutin trus dan gak usah ragu..

Menurut gue jalur Torean ini lebih banyak menawarkan keajaiban ketimbang kemudharatan, eeh kenapa gue jadi sok ustadz gini yah.? gimana gak ajaib kalo baru jalan 30 menit kita akan bertemu dengan sebuah kolam air panas yg sepi, ya udah kami mandi dulu deh.. *jangan ngintip yah, colek boleh*
Sebelum mandi
Sesudah mandi

Pemandian air panas dikolam ini gratis kok dan kalian bisa menggunakan kolam itu sepuasnya, disebelah kolam ada sumber air bersih yg bisa dipake buat berbasuh atau dipake buat minum, tapi rasa airnya gak enak, sumpah deh gak enak, airnya rasanya kecut mirip kyak ketek gue..

Ada beberapa aturan ketika mandi dikolam ini yaitu untuk laki-laki gunakanlah celana pendek ketika berendam dimari, jangan pake sempak doank, apalagi kalo sempak lue ada gambar ultramen atau monokurobo, itu dilarang banget, trus untuk wanita diwajibkan menggunakan sarung, ini aturannya kami ketahui langsung dari warga sekitar loh..

Trus kalo abis mandi kita ngapain lagi.?

Ya terserah lue, mau salto sambil kayang ya monggo, mau mandi lagi ya boleh, mau ngecamp dimari ya juga bisa karena ada spot buat ngecampnya, tapi yg kami lakukan ialah melanjutkan perjalanan lagi karena waktu saat itu masih menunjukkan jam 4 sore, berarti masih ada waktu 2 jam buat tracking..

Nah, sekitar 30 menit berjalan, kalian pasti akan menemukan sebuah air terjun rendah tapi bentuknya unik, iya unik karena air terjun ini bentuknya kyak tangga gitu dan sumber airnya masih berasal dari sumber air panas disekitar sini.. Kalo kalian tanya kenapa airnya bisa panas.? jangan tanya gue, tanyalah pada tenda yg bergoyang..

Eits inget yah manteman, air di air terjun ini gak bisa diminum loh karena bersumber dari air belerang, kecuali lue dulu mantan anggota kuda lumping atau mantan juara debus tingkat RT, baru deh lue boleh nyoba minum nih air..
itu air terjunnya
kalo ini para personil cherrybelle

Dari air terjun bertangga diatas, kita akan berjalan lagi dan 30 menit kemudian lagi kita akan keluar dari vegetasi hutan yg rapat dan masuk kedalam track padang savana.. iya savana kyak dijalur sembalun sana.. Savana yg cantik dan punya lagu yg berjudul tetap dalam jiwa.. *itu Isyana Sarasvati Coeg*

Jadi jalur Torean ini lebih didominasi sama padang savana yg luas banget, bedanya kalo di Sembalun rumputnya agak rendah nah kalo dia Torean hampir setinggi gue rumputnya, lalu dikiri dan kanan kita adalah tebing-tebing yg menjulang hingga keawan, nah kumat lebaynya.. *siram air panas*

Menurut hasil pemetaan sotoy ala gue, Torean itu adalah jalur tengah, iya tengah karena dia diapit sama tebing Sembalun dan tebing Senaru.. Nah kalo tebing keraton ada dibandung sono.. *malah ngaco kan*

Trus bahayanya itu dimana sih.?

Sampai disini kita masih diberkati sama Tuhan karena walaupun jalannya setapak dan berkontur savana tapi masih terlihat jelas kok, beda sama si hilal yg suka PHP kalo waktunya Ramadhan ama Lebaran tiba.. Gue benci hilal, kita putus.. loh..
Torean Valley view 1
Torean Valley view 2
Torean Valley view 3
Torean Valley view 4

Setelah melalu panjangnya jalur savana dilembah Torean yg berkelok-kelok mirip kyak ususnya godzilla, maka kita akan dihadapkan pada sebuah sungai bersih yg airnya sumpah deh seger banget, tapi justru sungai itulah yg menjadi sumber bahaya.. apaaaah.. bahaya.. *emot sok-sokan terkejut*

Emank ada bahaya apa.?

Bahaya yg ada disini ialah setelah melewati sungai maka otomatis jalur hilang karena tak ada jejak, tak ada tanda dan tak ada apa-apa yg bisa dijadikan patokan, yg ada disitu cuma tanah lapang dengan pohon tumbang dan ada bekas api unggun..

Berhubung udah sore dan akan lebih bahaya lagi kalo kami memaksakan melanjutkan perjalanan dimalam hari di jalur yg gak recomended seperti Torean ini maka fix berdasarkan hasil sidang isbat maka dewan juri memutuskan bahwa Lebaran ditunda sehari, eeh salah, maksudnya kami ngecamp dimari.. *cuus buka tenda nikah*

Yang kami lakukan malam ini ialah cuman masak, makan, ngerumpi dan bubuk.. selesai.. ini malam jumat cuy, serem kalo begadang.. Bayangin aja kalo yg begadang ada 12 orang, sedangkan kami semua ada 10 orang, nah trus yg 2 orang siapa cobak.? masa mantan.. horor kan..

Keesokan harinya.. Kukuruyuk.. *suer jangan percaya suara kokokan, disini gak ada ayam*

Dipagi yg gak dingin ini, iya suer disini gak dingin, gue tidur gak pake SB loh, bahkan gak ada asap yg keluar dari mulut gue, kalo gue perhatikan malah lebih dingin perasaanmu kepadaku.. hempreet.. *kemudian baper*
tenda kami (photo by om ucrit)
aliran sungai
merdekaaah (photo by om ucrit)
pasukan huru hara dilembah torean (photo by om ucrit)

Dipagi ini yg gue lakuin pertama kali adalah mengorientasi medan atau dalam bahasa latinnya mencari jalur, iya berhubung nyebrang sungai jadi otomatis jalurnya ilang, hampir setengah jam gue keliling-keliling nyari jalur dan Alhamdulilah yah, rezeki anak sholeh, jalurnya ditemukan..

Dalam mencari jalur yg gak ada tandanya sama sekali, gue memperhatikan beberapa point penting yaitu :

[1] - Lebar Jalur...

Setelah kita menyebrangi sungai maka kita akan menemukan beberapa jalur yg semuanya bisa dilewati, tapi semua jalur itu tidak terhubung, maksud gue jalur tersebut ujungnya terpisah-pisah entah kemana, nah loh..

Gue fokuskan terlebih dahulu kepada lebar, logikanya kan kalo jalur itu sering dilalui manusia maka jalur itu akan membesar dengan sendirinya akibat injakan manusia, daripada itu gue memilih jalur yg paling pojok karena paling lebar..

[2] - Sampah...

Pernah dengan ungkapan "manusia mati meninggalkan sampah".? Kali ini  sampah bener-bener membantu gue, dijalur torean yg minim banget akan sampah membuat sampah sekecil apapun akan menjadi petunjuk, berasa kyak detektif conan gueh..

Gue masukin satu persatu jalur yg gue temukan dan memang bener aja, dijalur yg paling pojok yg paling lebar terdapat beberapa sampah permen dan madurasa, itu tandanya ini adalah jalur yg digunakan oleh manusia karena setau gue monyet gak suka madurasa, sulit buka bungkusnya kata si monyet.. eeh..

Lalu haruskah kita meninggalkan sampah itu berserakan disana.? atau kita pungut yg berarti akan membuat sebuah petunjuk ilang.? Hal yg paling baik ialah ambil sampah itu lalu ikatkan diranting sekitar agar kelihatan dan menjadi sebuah petunjuk bagi orang lain, memang bagai makan buah simalakama, tapi menurut gue itu hal yg terbaik.. *sok bijak*

Setelah jalur ketemu, mari kita lanjutkan perjalanan pulang.. cuuus..

Nah diperjalanan pulang ini, kita akan menemukan banyak sekali air terjun, wajar aja sih yah karena kita kan melipir diantara 2 tebing, jadi ditebing sebelah kita itu adalah air terjun semua loh, aseli keceh-keceh dah tapi sayang kita gak bisa ke air terjunnya karena gak ada jalannya.. hiks hiks..
Air Terjun Penimbungan
Air terjun tanpa nama (photo by om fredy)
Air terjun tanpa nama jugak (photo by om fredy)

Foto air terjun paling atas itu kalo gak salah namanya penimbungan, kalo yg 2 lainnya kayaknya gak ada namanya deh, menurut gue cuma air terjun penimbungan yg paling keren diantara lainnya, tingkat kekerenannya hampir menyamai wajah gue deh.. #kemudianmuntah.. *sodorin kresek*

Dijalur pulang ini kewaspadaan, kesigapan dan kerjasama kita mulai harus dijaga dan ditingkatkan, kenapa.? karena bahaya mulai mengintai kita manteman..

Apaah ada bahaya lagi..?

Bener banget, dijalur pulang ini hampir sepanjang jalan kita akan selalu melipir ditebing-tebing yg curam, salah melangkah dikit yah wassalam deh lue, pulang keakhirat sono dah, pokoknya kalo pas melipir tebing itu berasa kayak malaikat izrail lagi ada disebelah kita deh..
rasakan sensasinya

Semakin jauh melangkah maka kita sudah tidak akan menemukan tebing lagi, selain tebing kita juga tidak akan menemukan padang savana yg cantek, medan selanjutnya yg akan kita temukan adalah rapatnya vegetasi hutan yg selalu lembab dan diguyur hujan..

Disini kami sudah mulai menaikkan tempo kecepatan langkah kaki kami karena kami gak mau masuk kedalam hutan persimpangan Torean - Sambielen pada malam hari karena konon hutan tersebut sangat rapat sekali vegetasinya dan gak ada jejak sampah sama sekali.. Mampus dah loe..

Nah udah mulai serem dan berbahaya kan..

Tapi malang tak dapat ditolak, kami sampe dipersimpangan Torean - Sambielen pada jam 6 sore, waktu itu suasana udah mencekam sekali, selain hujan gerimis suasana dihutan torean mulai horor banget deh, sehoror ketika loe ditolak sama cewe inceran loe.. kecian.. puk puk puk..

Kalo kalian nyampe disebuah batu besar kyak foto dibawah ini, berarti tandanya tinggal setengah jam lagi kalian bakal nyampe dipersimpangan hutan Torean - Sambielen, beristirahatlah sejenak dibatu ini karena tanahnya lapang, cocok buat rehat..
Watu Gede

Andaikan kalo disuruh milih, gue bakal lebih memilih ketemu gendruwo walaupun serem dan horor kyak kamu ketimbang kesasar didalam hutan Torean, kalo loe kesasar disini gak ada yg bisa loe lakuin kecuali harus terus bergerak karena gak ada tempat buat ngecamp disini..

Hal yg paling bahagia dalam pendakian ini adalah bukan sampe dipuncak manteman, tapi ketika kami berhasil menemukan ladang jagung, iya ladang jagung karena menurut informasi yg kami terima bahwa kalo sudah sampe diladang jagung maka tandanya kita udah masuk perkampungan penduduk..

Tau gak sih loe semua..?

Waktu ketemu ladang jagung tuh sumpah gue mau meneteskan air mata karena bahagia, trus gue juga langsung sujud sukur, gimana gak bahagia, bayangin aja loe berada paling depan, trus cari jalan didalam hutan yg bervegetasi rapatnya minta ampun dan tanpa petunjuk apapun kecuali sampah yg bener-bener jarang ada..

Trus bayangin lagi, ketika 9 manusia dibelakang loe semuanya memasrahkan keadaannya kepada keahlian loe mencari jalan, kalo kesasar maka abis dah gue digorok sama 9 manusia dibelakang gue, aseli bakal digorok gue, mana mereka udah pada pegang piso masing-masing lagi..

Dan tau lagi gak sih loe, gue kira setelah ladang jagung kita akan bertemu perkampungan, eeh sekalinya masih sejam berjalan lagi baru dah tuh ketemu perkampungan, kampreet buanget dah..

Tapi Alhamdulilah ya manteman, sekitar jam 8 an malam kami telah berhasil keluar dari hutan Torean dan pas digerbang eeh jemputan kami udah menunggu, sebelum pulang kami serentak melaksanakan sujud sukur dulu.. langsung berbenah dan cari warung makan deh.. hwaaa seneng sekali gueh..
mari makan, serbuuuuh

Kalo turun dari Gunung Rinjani jangan lupa mampir diwarung ini yah, harganya murah meriah dan semua menunya enak deh, gue sampe nambah dua kali, selain lapar waktu itu gue juga lagi kalap, nama warungnya warung nasi kikil "masbagik".. kalo "mas agus" itu mah gue.. *dikaplok pake bakiak*

Yah memang jalur Torean ini berbahaya bagi pemula kyak gue, tapi dibalik bahayanya ada keajaiban, keindahan dan tantangan yg loe semua harus coba dan merasakannya, dijamin ketagihan deh.. pokoknya inget..

"Sombong Dulu Nangis Belakangan"

Akhir kata, salam dari kami semua para pasukan huru hara.. Pasukan yg solid, pantang mengeluh dan pantang menyerah walaupun seharian cuma makan nutrijel.. Kalian semua kok FAK sih.. xixixixi..

--------------------===||to be continue||===--------------------

You Might Also Like

42 komentar

  1. foto padang savana diantara tebing2 itu yg bikin envy mas

    ReplyDelete
    Replies
    1. cantek ya padang savananya, kyak kamu canteknya.. eeh.. :P

      Delete
  2. total perjalanan keseluruhan memakan waktu berapa hari kalo lewat torean bang???

    ReplyDelete
    Replies
    1. total keseluruhan 5 hari 4 malam om sam, next ntar gue tulis lagi ittinerary nya yah.. :D

      Delete
  3. habis biaya brapa om dirinjani, sepertina bnyk ye om, fiuuuuh

    ReplyDelete
    Replies
    1. kalo sama tiket pesawatnya sih ya lumayan sih om.. xixixi..

      ntar gue tulis deh di next artikel berapa pengeluaran gw..

      Delete
  4. pemandanganx masya Allah om wil, bener2 menakjubkan, kpn maen kesekret lg om ?

    ReplyDelete
    Replies
    1. pemandangannya cantek ya om, wah gak tau kapan bisa maen kesekret lg nih..

      Delete
  5. foto terakhir kok mukax pada kucel semua om!!! pst g prnah mandi y om

    ReplyDelete
    Replies
    1. iiih kok tau, tapi biar kucel tetep wangi dan mempesona kan.. :P

      Delete
  6. Koplak.. Kalian bener2 nekat scr bawa 2 anak gadis pun.. :p

    ReplyDelete
    Replies
    1. itu casing nya aja gadis mba maya, tapi jeroannya lakik semua itu.. eeh..

      Delete
  7. Untung aku bukan petugas di RInjani sana, kalo ketemu mahluk kayak kalian aku suruh push up sampai bra-nya melorot.. itu kalo ilang bikin repot tim SAR tuh :))

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ampuuun om tiar, sebenarnya kita kan anggota rescue yg kebetulan iseng mau naek ke rinjani, jadi bakalan lucu kalo tim rescue sampe ilang trus dicariin ama tim SAR atau BASARNAS yah om tiar, xixixi..

      Delete
  8. Replies
    1. waw jg kaka dita, yuk maen kesini.. :D

      Delete
  9. viewnya wow bagus banget, btw itu pake kamera apa maz bia wide begitu

    ReplyDelete
    Replies
    1. hai om budi, itu pake action cam xiaomi aja kok makanya bisa wide gitu.. :D

      Delete
  10. wahh..keren bingit dewi anjani..
    baru sempat baca nih om agus...but tengkyuuu..

    ReplyDelete
    Replies
    1. kita semuah emank keren kan om.. :D

      sampe ketemu dikerinci yah om ndronk, miss u..

      Delete
  11. Aku masih buta dalam dunia pendakian :' cuma bisa mengangguk paham dan mupeng sama foto keindahan alam dari ketinggian :' duuuuh

    ReplyDelete
    Replies
    1. nah berarti kapan2 lue kudu nyoba naek gunung biar bisa merasakannya langsung om feb.. cuuus..

      Delete
  12. wah nekat ... tapi akhirnya menemukan keindahan dan fenomena alam yang tidak akan ditemukan lewat jalur biasa .... tapi kesel juga kalau ditempat seindah ini masih ada yang menyampah ya ... meskipun ada gunanya untuk kali ini sebagai penanda jalur :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. salam kring kring om.. wah pokoknya gak bakal nyesel kalo lewat jalur aneh ini om walaupun rada2 bikin takut jg sih.. nah itu om, masalah sampah malah jadi kyak makan buah simalakama bagi gue jadinya waktu itu om,, syeedih..

      Delete
  13. Masih alamiah sekali medannya.. Tapi kita sepertinya susah sekali kalau sudah urusan corat-coret dan sampah ya..

    ReplyDelete
    Replies
    1. alamiah banget om.. ya itulah om, heran yah kenapa kita itu susah bgt klo urusan corat coret, ditempet se extreme ini aja corat coret jg masih ada, kan kampret sih.. :(

      Delete
  14. Rh aku baru balik dari togean #CumanInfo
    Duch kapan aku punya nyali ke rinjani, ngebayangin saja aku lemas hahaha

    ReplyDelete
    Replies
    1. cie yg abis maen ama hiu.. takuuut.. :(
      ayo om cum, pake porter kesananya, pasti gak bakalan takut..

      Delete
  15. Hobinya manteb mas. Pernah eksplore di daerah Yogyakarta belum mas ?
    Kunjungan pertama, salam kenal dari Yogya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Alhamdulilah dulu udah sering explore jogja mas..

      salam kenal juga mas,jgn bosen2 maen kesini yah.. :D

      Delete
  16. Haha masa rasa air kolam yangbisa buat membasuh rasanya kecut kang ? Enak tuh punya temen yang hoby nya sama bisa saling mensuport :) kali-kali ajak-ajak dong mas pasti seru tuhh

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya kecut bang, mungkin karena tecampur ama belerang kali yah makanya rasanya kecut kyak ketek.. hih..

      ayoo bole bole, kabar2 aja bang, bisalah kita ngetrip bareng.. :D

      Delete
  17. salam mas agus, gw rencana mau kerinjani via sembalun-torean juga nih, boleh minta cp nya gak untuk info-2, or wa gw duluan ja gpp om, penting bgt soalnya ini info torean. n ini tulisan terbaru yang saya temukan di mbah gogle. wa ane : 083187097741
    thax mas agus

    ReplyDelete
    Replies
    1. Dear Kaka petualangan, bisa bgt, WA ku 08115811833 dan udah aq WA duluan kok.. Salam kenal sebelumnya.. :)

      Delete
  18. Mas saya bulan juni ini rencana mau ke rinjani sih untuk pertama kalinya, pengen lewat jalur torean juga. Info dong mas untuk jalur torean ini, pengen nyari spot air terjunnya itu

    ReplyDelete
    Replies
    1. Langsung japri lewat WA aja yah bang dit 08115811833

      Delete
  19. Kaya di negri dongeng๐Ÿ˜๐Ÿ˜๐Ÿ˜

    ReplyDelete
    Replies
    1. buanget yah, sini om dongengin, eeh.. :D

      Delete
  20. mas agus , saya rencana agustus ini ke rinjani via torean juga. boleh dong tanya2 untuk informasi jalur torean nya mas.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bisa bgt donk, japri lewat WA yah 08115811833

      Delete